Kamis, 11 Juni 2015

LANDASAN TEORI (5 paper)

         Ponsel selluler saat ini telah berkembang sebagai perangkat elektronik untuk berkomunikasi, media yang terhubung ke komputer dan sebagai hiburan. Bagian penting dari kehidupan sehari-hari karena pastinya alat ini pasti dipakai dan banyak aplikasi didalamnya yang dapat dimanfaatkan untuk kemudahan user [1]. Sekarang ini juga ponsel selluler telah dijadikan sebuah alat smartphone cerdas yang bisa melakukan program multifungsi didalamnya. Selain itu, Smartphone selluler setiap tahunnya semakin banyak merek yang tercipta dan diedarkan di seluruh dunia dan ini menjadi topik yang bagus untuk dijadikan bahan program aplikasi apa yang bisa diciptakan dan digunakan dalam smarthphone, contohnya penggunaan jaringan yang ada pada selluler smartphone dapat terhubung secara machine to machine untuk terhubung ke data kesehatan masing-masing user supaya dapat cek kesehatanya dimana saja dan kapan saja [2].


            Teknologi kesehatan dirasa menjadi bahan diskusi yang cukup berguna untuk pelayanan medis kesehatan terutama dalam memudahkan informasi bagi si pasien. Informasi didapat dari mobile phone selluler dengan mengaktifkan pemantauan dalam skala besar dan klasifikasi dari berbagai kegiatan gerak si user serta menyediakan alat pendukung medis untuk memantau latihan fisik pasien dalam  kualitas dan pemenuhan kesehatannya [3].


           Smartphone selluler tidak hanya melayani di bidang kesehatan, tentunya masih banyak manfaat dan kegunaan untuk media lainnya. Semua itu juga harus didasarkan dari dukungan OS yang mampu menyesuaikan ke segala jenis platform sehingga Sistem android dapat di impor ke berbagai platform dengan spesifikasi hardware yang berbeda-beda [4]. Lebih hebatnya lagi, Sistem andorid juga bisa dikembangkan ke pengguna berkendara yang memerlukan bahan bakar dan itu dapat menghemat bahan bakar yang keluar karena ada mekanisme program kerja dialamnya. Pastinya dengan pengaturan sistem yang dirancang sedemekian rupa melalui metode-metode program dari keadaan lingkungan sekitar sampai partikel bahan bakar yang digunakan juga diperhitungkan secara detail [5].
         
           


                                                                 REFERENSI 

[1]    X. Sheng, J. Tang, X. Xiao, and G. Xue, "Leveraging GPS-Less Sensing Scheduling for Green Mobile Crowd Sensing,” IEEE INTERNET OF THINGS JOURNAL, Vol.1, No 4, pp.328-336,2014.

[2]  
W. Y. Chung , S. J. Jung and R. Myllylä, "Wireless Machine-to-Machine Healthcare Solution Using Android Mobile Devices in Global Networks, "IEEE SENSORS JOURNAL, Vol.13, No.5, pp. 1419-1424,2013.

[3]   
H. I. Chang , C. Chien , W. J. Kaiser, G. J. Pottie and J. Y. Xu, "Context-driven, Prescription-Based Personal Activity Classification: Methodology, Architecture, and End-to-End Implementation, "IEEE JOURNAL OF BIOMEDICAL AND HEALTH INFORMATICS, Vol.18, No.3, pp. 1015-1025,2014.

[4]  
 J.L. Chen, C.H. Chou, S.K. Lu and Y.W. Ma,"A Power Saving Mechanism for Multimedia Streaming Services in Cloud Computing, "IEEE SYSTEMS JOURNAL, Vol.8, No.1, pp. 219-224,2014.

[5]   M.M. Organero and V.C. Magaña, "Validating the Impact on Reducing Fuel Consumption by Using an EcoDriving Assistant Based on Traffic Sign Detection and Optimal Deceleration Patterns, "IEEE TRANSACTIONS ON INTELLIGENT TRANSPORTATION SYSTEMS,Vol.14,No.2,pp.1023-1028,2013.

Jumat, 05 Juni 2015

RANGKUMAN MODE SITASI (5 paper)


Perkembangan dunia Informatika saat ini,  Visualisasi telah menjadi satu bahan percobaan dan diskusi yang sering diperbincangkan kalangan mahasiswa teknik. Visualisasi juga  terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, mulai dari bentuk visualisasi statis yang telah lama digunakan untuk mendukung munculnya sebuah visualisasi yang lebih komplek yaitu dalam bentuk cerita visual. Berbagai alat visualisai sekarang sudah semakin berkembang dan canggih.Tentunya, alat visualisasi yang paling canggih fokus pada eksplorasi data dan analisis[1]. Visualisasi juga dikembangkan sampai ke ilmiah bagian ilmu pengetahuan alam. Contohnya sistem visualisasi yang dipakai pada ilmu Kimia membahas tentang pengukuran konsentrasi etanol sebagai intensitas chemiluminescence (CL) dengan reaksi luminol yang disebabkan oleh oksidase alkohol dan sistem horseradish peroksidase-luminol-hidrogen peroksida[2]. Pengembangan ilmu visualisasi inilah menjadi berguna kedepannya hingga dijadikan alat atau acuan oleh para peneliti kimiawi untuk menentukan ukuran dan satuan terkecil nama partikel maupun reaksi yang akan mereka buat.

     Setiap alat visualisasi juga diharuskan mempunyai antarmuka (interface) yang berbeda secara satu sama lain dengan keratifitas yang berbeda pula untuk memudahkan penggunaannya oleh si user. Setiap antarmuka alat visualisasi ini juga dituntuk untuk terus berkembang dan disesuaikan kemajuan teknologi sekarang ini, hal tersebut agar alat visualisasi dapat terus digunakan dan tidak ditinggalkan oleh user begitu saja. Alat visualisasi idealnya harus mendukung antarmuka mulai dari aplikasi desktop tradisional, untuk client web berbasis browser dan  untuk perangkat mobile yang multi-touch[3].

       Pengembangan alat visualisasi dibuat bagaimana user interface itu dapat mudah digunakan oleh user,maka selanjutnya Visualisasi juga dimunculkan dan diterapkan ke ilmu bidang kedokteran. Karena dari alat medis yang dimiliki Rumah sakit pun belum semuanya dapat terlihat dengan baik,maka dari itu saat ini dibuatlah oleh para peneliti ahli dunia bidang visualisasi dengan membuat aplikasi teknik yang dapat dipakai di ilmu medis kedokteran. Aplikasi yang disajikan dan ditampilkan pada bagian medis Jantung manusia salah satunya membahas tentang sistem elektro pemetaan automical yang di validasikan untuk meletakkan poin ablasi dari pembuluh darah ke jantung dan menampilkan nilai korelasi dengan menggunakan peta lesi seberapa cepat aliran darah itu mengalir[4].

Alat visualisasi mampu berkembang sampai sedemikian banyak bidang-bidang ilmiah maupun teknik lainnya untuk digunakan sesuai peruntukkannya. Namun visualisasi juga dituntut untuk memiliki kualitas yang mumpuni atau layak dengan efektifitas yang tinggi, sehingga penggunaan algoritma dalam pembuatan alat visualisasi menjadi modal utama dalam pembentukan program visualisasi[5]. Maka dari itu kedepannya visualisasi akan sama-sama dibentuk dan difikirkan oleh para peneliti ahli bidang teknik informatika untuk memprogram codingnya seperti apa dan uji coba pun dilakukan dengan sebaik mungkin sampai visualisasi tersebut bisa tampil sesuai bidang apa yang ingin dibuat.

REFERENSI
[1]  J. Heer and E. Segel, “Narrative Visualization: Telling Stories with Data,” IEEE Transactions on Visualization and Computer Graphics, Vol.16, No.6, pp.1139-1148, 2010.

[2] E. Ando, T.Arakawa, H. Kudo, T. Mitani, K. Mitsubayashi, K. Miyajima, H. Saito, M. Takahashi, S. Takeuchi and X.Wang,” Chemiluminescent Visualization for Evaluation of Gaseous Ethanol Distribution During ‘La France’ Pear Maturation,” IEEE SENSORS JOURNAL, Vol. 13, No.8, pp.2842-2848,2013.

[3] M. Bostock and J. Heer, “Declarative Language Design for Interactive Visualization,” IEEE Transactions on Visualization and Computer Graphics, Vol.16, No.6, pp.1149-1156,2010.

[4] C. Aldo Rinaldi, J. Bostock, D. Caulfield, M. Cooklin, J. Gill, B.R. Knowles, R. Razavi, K.S. Rhode and T. Schaeffter,” 3-D Visualization of Acute RF Ablation Lesions Using MRI for the Simultaneous Determination of the Patterns of Necrosis and Edema,” IEEE TRANSACTIONS ON BIOMEDICAL ENGINEERING, Vol.57, No.6, pp. 1467-1475,2010.

[5] T.Y. Lee, H.W. Shen and L. Xu, “An Information-Theoretic Framework for Flow Visualization,” IEE Transactions on Visualization and Computer Graphics, Vol.16, No.6, pp.1216-1224, 2010.

Jumat, 29 Mei 2015

Resume Paper

HERU JUNIA FAUZI
41511120039

PAPER  ieee Sensors Journal, Vol.12 Is.12 p.3446-3453
Judul       : Automated Data Fusion and Visualization for Impact-Echo Testing of Concrete Structures
Topik       : Pengolahan Gabungan data secara otomasi .
Tujuan  : Untuk mengkaji lebih dalam mengenai spectrum yang diolah ke dalam gabungan transformasi data secara otomatis dengan berjalannya proses visualisasi secara numeric dan melakukan eksperimen melalu test validasi antara keduanya akan efektif atau tidak.
Kontribusi :  Memberikan rumusan pada peneliti lain yang ingin mencoba menerapkan metode di eksperimen ini.
Hasil     : Selama gabungan data otomatis dan proses visualisasi dijalankan akhirnya ditetapkan ukurannya 1 cm. amplitudo spektrum dari suara gema di bawah frekuensi  digunakan untuk perhitungan rasio P / B,ditetapkan sebagai amplitudo maksimum dalam rentang frekuensi [FB - 0,75 kHz,fB+0,75kHz].
Kesimpulan : sebuah proses fusion data dan proses visualisasi ini adalah dikembangkan untuk hasil tes dari interpretasi  dampak Gema.
PAPER  IEEE Transactions on Biomedical Engineering, Vol.56 Is.11 p.2627-2633
Judul          : A 3-D Mixed-Reality System for Stereoscopic Visualization of Medical Dataset
Topik          : Teknologi di bidang Kedokteran .

Tujuan     : Memungkinkan pengguna untuk melihat stereoscopic gambar augmentasi yang dibuat dengan menggabungkan model 3D ke virtual anatomi dan diperoleh

dengan mengolah gambar radiologi secara volumetrik saat pra operasi (melalui

tomography atau MRI) dengan pasien yang gambarnya terlihat hidup dan nyata seperti cara kerja rekam pada kamera .
Kontribusi  : Kepada para peneliti lain yang ingin mencoba menerapkan system ini atau  mempelajari cara kerjanya seperti apa di bidang kedokteran.
Hasil       : Hasil uji coba menunjukkan bahwa pendekatan melalui lokalisasi stereoscopic yang diadopsi dari sistem ini memperkenalkan bahwa FRE lebih besar dibandingkan dengan metode umum dari lokalisasi secara komersial yang fungsi  sistemnya  tidak dapat diganggu gugat.
Kesimpulan : Sistem ini telah diuji langsung melalui terapi nyata oleh dua ahli bedah dari departemen mereka.  Kedua ahli bedah itu menunjukkan rasa antusiasme pada sistem dan metode yang di integrasikan secara langsung ke dunia praktek kedokteran dan sangat membantu dalam penanganan medis si pasien.

PAPER  IEEE Transactions on Biomedical Engineering, Vol.59 Is.9 p.2516-2523

Judul     : Visualization of Trunk Muscle Synergies During Sitting Perturbations Using Self- Organizing Maps (SOM)

Topik             :  Elektromiografi (EMG)
Tujuan     : Ingin menunjukkan penggunaan dari metode self-organizingmap (SOM) untuk visualisasi, pemodelan dan perbandingan dari tulang otot neuro yang terganggu saat duduk.
Kontribusi   : Memberikan gambaran dan perhitungan yang tepat bagi peneliti lain dalam penanganan masalah Tulang pada manusia.
Hasil         : hasilnya menunjukkan bahwa SOM mampu mengkodekan tanggapan Otot Neuro dan SOM yang telah di visualisasi menampilkan perbedaan arah yang signifikan dari Sinergi postural. Selain itu, setiap otot dimodelkan menggunakan metode dasar SOM  dan model yang dihasilkan menunjukkan bahwa semua ototnya terlihat  kecuali ada satu yang cocok melalui arah dari rumus Gaussian dengan adanya perbedaan arah aliran sekitar otot.
Kesimpulan   : Penelitian ini merujuk ke analisis berbasis SOM dari sinergi postural otot batang/tegak bisa searah tergantung dari terganggunya posisi duduk. Sinergi otot neouro  boleh dikatakan kompleks saat di visualisasikan dan dibandingkan dengan pengkodean dataset EMG serta jauh lebih besar manfaatnya pada satu model dan model secara kuantitatif juga diperhitungkan dengan benar pada setiap sendi otot yang telah diproduksi.
PAPER  IEEE Transactions on Information Technology in Biomedicine, Vol.14 Is.4 p.923-934

Judul           : Integrating Segmentation Methods From Different Tools Into a Visualization Program Using an Object-Based Plug-In Interface
Topik            : Interface penanganan Biomedis.
Tujuan        : untuk membantu menangani dari bagian prosedur segmentasi yang diasumsikan sebagai obyek dan semua parameter dari setiap objek dapat dispesifikasikan secara individual.
Kontribusi     : Informasi bagi para peneliti lain untuk melakukan implementasi sebuah interface yang digunakan untuk plug-in dengan menerapkan metode segmentasi dari serangkaian gambar medis yang ada.
Hasil        : penggunaan metode segmentasi yang berbeda dalam satu aplikasi dan kemudian di kombinasikan secara tepat maka representasi dari hasilnya sama-sama memberikan render yang informatif.
Kesimpulan : Mengembangkan teknik baru, algoritma dan aplikasi yang dapat digunakan pada segmentasi citra medis dan itu diperlukan juga untuk dapat digunakan melalui visualisasi volume 3-D di bagian diagnosis, perencanaan perawatan serta pengembangan lainnya.


PAPER  IEEE Transactions on Learning Technologies, Vol.6 Is.2 p.130-143

Judul           : GreedEx: A Visualization Tool for Experimentation and Discovery Learning of Greedy Algorithms 
Topik            : Ilmu Algoritma Greedy.
Tujuan      : Paper ini dibuat untuk mempromosikan pembelajaran aktif pada algoritma, serta beberapa fitur GreedEx yang membuatnya unik dipelajari dalam pendidikan ilmu komputer
Kontribusi     : Informasi bagi para pembaca yang ingin mencoba konsep algoritma Greedy
Hasil           : Setiap kotak dibatasi oleh nilai-nilai Q1 (kuartil pertama) dan Q3 (kuartil ketiga). Setiap kotak mengisi nilai 50persen dari kasus lalu mengarah ke Median. Hasil Terendah dan tertinggi nilai-nilai ujung diagram sesuai dengan nilai-nilai yang tidak kurang dari Q1.
Kesimpulan : GreedEx disempurnakan dalam proses desain yang berpusat pada pengguna untuk menjamin kegunaan dan kecukupan pada tujuan pendidikan yang berfikir maju. Mereka melakukan sejumlah besar evaluasi yang fungsinya melibatkan metode evaluasi  berbeda-beda.

PAPER  IEEE Transactions on Magnetics, Vol.48 Is.2 p.531-534

Judul      : Real-Time Visualization System of Magnetic Field Utilizing Augmented Reality Technology for Education 
Topik            : Teknologi Informasi Magnetic.
Tujuan      : Untuk mengetahui dan mempelajari akan adanya Sistem Visualisasi Real Time yang baru.
Kontribusi     : Bagi para pembaca yang ingin tahu ilmu pendidikan di bidang elektomagnetik dan di paper ini juga menjelaskan gambaran dari medan magnet itu seperti apa.
Hasil           : Menghasilkan gambar komposit dari visualisasi yang bersumber material dan medan magnet yang dihasilkan mereka ini dapat memanfaatkan teknik Augmentasi secara nyata pada pengguna.
Kesimpulan : Sistem Visualisasi real time elektomagnetic dapat membantu para peserta pendidikan dalam mengamati medan magnet yang telah divisualisasikan sebagai bagian distribusi magnetik realistis secara real-time dan perubahan pada medan magnet juga divisualisasikan dengan segera untuk memindahkan benda tersebut.

PAPER  IEEE Transactions on Medical Imaging, Vol.31 Is.4 p.924-937

Judul     : Real Time 3D Visualization of Intraoperative Organ Deformations Using Structured Dictionary 
Topik         : Ilmu Medical.
Tujuan       : Untuk menyediakan design Teoritis dan praktis untuk mencapai gambar visualisasi yang real-time.
Kontribusi  : Menyiapkan sejumlah pendekatan baru visualisasi 3D secara real time bagi peneliti lain yang ingin melihat deformasi organ berdasarkan patch imaging optik dan melalui operasi tunggal Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Hasil           : Hasilnya menunjukkan bahwa metode yang telah disusulkan akhirnya mencapai resolusi spasial sub hingga 3mm di jarak pandang teori Hausdorff. ketika hanya menggunakan satu preoperatif MRI dan melalui patch optical dari tampilan satu sisi bagian ginjal.
Kesimpulan : Membangun prosedur untuk merekonstruksi deformasi ogan secara acak menggunakan data yang telah diamati menjadi sangat terbatas dengan permintaan akurasi yang tinggi.

PAPER  IEEE Transactions on Multimedia, Vol.11 Is.3 p.413-421

Judul           : Using Social Visualization to Motivate Social Production  
Topik            : Visualisasi Multimedia.
Tujuan      : Dapat dijadikan ruang sosial yang aktif dengan mendukung dan memberikan komentar langsung di dalam visualisasi yang diterapkan.
Kontribusi     : Memberikan masukan bagi para peneliti lain untuk membantu jalannya visualisasi ini.
Hasil      : Secara keseluruhan para peserta menikmati menggunakan CodeSaw untuk menyelidiki sejarah proyek mereka. Ketika ditanya dengan menggunakan lima poin Likert skala, para peserta dengan mudahnya mengatakan mereka lebih senang menggunakan CodeSaw.
Kesimpulan     : Peneliti menyimpulkan dengan menghadirkan bukti bahwa Code Saw dan social di visualisasi lebih umum dapat memotivasi kontributor proyek produksi sosial termasuk pada visualisasi yang meninggalkan laboratorium dan membuat itu menjadi perbincangan di komunitas visualisasi.

PAPER  IEEE Transactions on Plasma Science, Vol.39 Is.2 p.675-685

Judul      : PIC Codes in New Processors: A Full Relativistic PIC Code in CUDA-Enabled Hardware With Direct Visualization 
Topik           : Algoritma paralel by using CUDA GPU.
Tujuan      : untuk memberi intensitas yang tinggi saat interaksi laser plasma dengan penerapan aplikasi yang dijalankan supaya proses pengapian cepat dan membuat percepatan partikel.
Kontribusi     : Mencoba kepada peneliti lain untuk menerapkan tampilan CUDA GPU program NVIDIA apakah simulasi plasma dapat berhasil dijalankan atau tidak.
Hasil         : Kode dijalankan dengan dua konfigurasi yang berbeda yaitu 8 partikel per sel (4 per spesies) memberikan total 131 072 partikel (yang direferensikan sebagai 131 KPart/eksekusi) dan 72 partikel per sel (36 per spesies) memberikan total 1 179 648 partikel (direferensikan sebagai 1,2 Mpart/eksekusi).
Kesimpulan  :  Mereka telah menerapkan penuh relatifitas 2-D kode PIC pada
GPU dengan menggunakan C untuk CUDA.


PAPER IEEE Transactions on Visualization and Computer Graphics, Vol.16 Is.6 p.963-972 

Judul      : Evaluating the Impact of Task Demands and Block Resolution
on the Effectiveness of Pixel-based Visualization
Topik           : Visualisasi berbasis Pixel
Tujuan      : 
Kontribusi     : 
Hasil         : 
Kesimpulan  :